Profil Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Hamzanwadi
Diposting tanggal: 14 Februari 2017

Program Studi Pendidikan Sejarah merupakan salah satu dari sebelas Program Studi dengan jenjang Strata Satu (S1) yang berada di bawah STKIP HAMZANWADI SELONG. STKIP HAMZANWADI SELONG merupakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terkemuka di NTB khususnya di Lombok Timur. Program Studi Pendidikan Sejarah merupakan Program Studi generasi kedua setelah Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan (BP) (sekarang Bimbingan dan Konseling (BK)) bersama-sama dengan Program Studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, PBSID dan Pendidikan Bahasa Inggris. Pada waktu itu izin penyelanggaraan masih jenjang Diploma Tiga (D3), hal ini didasarkan dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Nomor: 0379/0/1984, tanggal 18 Agustus 1984. Kemudian pada tahun 1987, berdasarkan kebutuhan tenaga pendidikan terutama dalam bidang ilmu Matematika dan IPA, IPS, dan Bahasa, maka dibuka 3 (tiga) Jurusan dengan 5 (lima) Program Studi, yaitu; (1) Jurusan Pendidikan MIPA, dengan Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Biologi; (2) Jurusan Pendidikan IPS dengan Program Studi Pendidikan Sejarah; dan (3) Jurusan PBS, dengan Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah, dan Pendidikan Bahasa Inggris, dengan jenjang D3. Program Studi tersebut di atas pada tahun 1990 mendapat status Terdaftar melalui SK Mendikbud Nomor: 0331/0/990, tanggal 1 Mei 1990. Seiring dengan perkembangan zaman dan untuk memenuhi tuntutan Sumber Daya Manusia (SDM), maka pada tahun 1994 semua Program Studi di atas diusulkan untuk ditingkatkan jenjangnya dari D3 menjadi Strata Satu (S1). Usulan tersebut disetujui oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan dikeluarkannya SK dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Depdikbud RI untuk peningkatan jenjang dari D3 menjadi S1 dengan SK Nomor: 0288/Dikti/Kep/1994 tanggal 11 Oktober 1994. Tahun 2000, Program Studi statusnya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Program Studi Pendidikan Sejarah pertama kali mengikuti Akreditasi dari BAN PT tahun 2000 dan pada tahun 2005 mengikuti kembali akreditasi dan mendapat nilai B. Hal ini tentu menjadi kebanggaan seluruh civitas akademik di Program Studi Pendidikan Sejarah STIKP HAMZANAWADI SELONG. Pada kali ketiga akreditasi yaitu pada tahun 2011 Program Studi Pendidikan Sejarah STIKP HAMZANAWADI SELONG kembali mendapat nilai B dalam akreditas Program Studi oleh BAN PT. Pada tanggal 23 September 2016 STKIP Hamzanwadi Selong bersama denga STT Hamzanwadi berubah status menjadi Universitas Hamzanwadi. Oleh karena itu seluruh program studi di bawah naungan STKIP Hamzanwadi berada di bawah naungan FKIP Universitas Hamzanwadi termasuk di dalamnya Program Studi Pendidikan Sejarah. Untuk mensukseskan penyelenggaraan kegiatan akademik di Program Studi Pendidikan Sejarah STIKP HAMZANAWADI SELONG, dikembang suatu Visi dan Misi yang dijadikan landasan dalam kegiatan akademik. VISI yaitu "Menjadi program studi yang unggul sebagai institusi pendidikan dan penelitian dalam bidang pendidikan dan sejarah pada tahun 2025". MISI (1). Menyelenggarakan pendidikan yang profesional dan berbudaya santri, dalam rangka menghasilkan sarjana pendidikan sejarah yang berwawasan iptek dan berakhlak mulia; (2). Meningkatkan kemajuan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, khususnya Pendidikan Sejarah; (3). Mengembangkan penelitian dan kegiatan ilmiah sehingga mampu memberikan sumbangan konstruktif bagi percepatan pembangunan di bidang pendidikan baik pada tingkat kabupaten/ kota, propinsi, dan nasional; (4) Mengembangkan kepekaan terhadap lingkungan sosial, sehingga tercipta komunikasi antara lingkungan sosial, alam, dan budaya dengan memperhatikan pluralisme masyarakat, dan berbagai kompleksitasnya; (5) Mengembangkan daya saing global dengan membuka aksesbilitas yang sama terhadap kesempatan kerja melalui keunggulan kompetitif terutama berbasis kompetensi keunggulan sumber daya manusia; dan (6) Menghubungkan kehidupan sosial yang berkepribadian dinamis, kreatif, inovatif, dan berdaya tahan terhadap globalisasi.

Ke Atas